Aroma harum olahan udang saus padang, lumpia renyah, hingga rica-rica gurih merebak manis di sepanjang kawasan Community & Food Day (CFD) Jalan A. Yani, Kabupaten Banyuwangi,  Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).

Di bawah kehangatan suasana semarak Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, rupa-rupa keceriaan warga menyatu dalam gelaran pesta rakyat bertajuk Banyuwangi Shrimp Fiesta.

Perayaan ini bukan sekadar panggung seremonial tahunan belakangan ini.

Lebih dari itu, deretan stan kuliner dan riuh permainan Agustusan menjadi ajang selebrasi bagi komoditas kebanggaan daerah, sekaligus mengalirkan riak rezeki nyata bagi para pelaku usaha mikro di Bumi Blambangan.

Pesta Udang dan Kuliner Gratis di Ruang Publik

Daya tarik utama yang langsung menyedot perhatian warga adalah sajian berkelas dari para chef hotel berbintang.

Beragam olahan udang kelas wahid disajikan secara gratis untuk dinikmati para pengunjung yang sedang berolahraga maupun bersantai di kawasan arena CFD.

Tak hanya mencicipi hidangan lezat, warga juga disuguhi demo memasak serta edukasi gizi.

Para juru masak profesional membagikan kiat mengolah udang agar tetap sehat, higienis, dan menarik secara visual tanpa menghilangkan cita rasa utamanya.

“Baru ini makan rica-rica udang. Enak, bisa jadi inspirasi masakan di rumah,” ungkap Ina, salah seorang pengunjung CFD yang antusias menikmati sajian kuliner gratis tersebut.

Kolaborasi Warung Rakyat dan Chef Berbintang

Kehangatan acara kian terasa ketika 28 warung rakyat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berdiri sejajar bersama chef dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Mereka berkompetisi sekaligus berkolaborasi dalam mengolah potensi udang lokal menjadi sajian yang menggugah selera.

Bagi para juru masak, ajang ini menjadi ruang berbagi ilmu tentang pentingnya standar penyajian hidangan yang baik bagi masyarakat luas.

“Syarat masakan itu ada empat: higienis, warna dan plating-nya menarik, serta rasa yang enak,” tutur salah seorang chef saat membagikan edukasi mengolah makanan di lokasi.

Sentuhan Berkah Ekonomi bagi Pedagang Kecil

Di balik hilir mudik warga yang mengikuti lomba lari 5K hingga permainan balap karung, senyum lebar terpancar dari wajah para pedagang kecil di sepanjang kawasan CFD.

Keramaian pesta rakyat ini terbukti memutar roda ekonomi lokal secara signifikan.

Bagi pedagang rumahan, lonjakan pengunjung menjadi napas segar yang melipatgandakan pendapatan harian mereka.

Acara kebudayaan dan kuliner berbasis potensi daerah ini pun dirasakan langsung dampaknya sebagai bentuk perwujudan kesejahteraan rakyat.

“Jus Sehat saya setiap ada event terjual lebih dari dua kali lipat. Event ini membawa berkah untuk pedagang seperti kami,” kata Fina, salah seorang pedagang minuman healthy juice lokal penuh rasa syukur.

Merayakan Identitas dan Harapan Daerah

Melalui perpaduan ajang olahraga, edukasi gizi, dan kuliner berbasis komoditas unggulan, Banyuwangi berhasil mengubah perayaan hari kemerdekaan menjadi momen yang berdampak langsung pada masyarakat.

Banyuwangi Shrimp Fiesta membuktikan bahwa potensi alam lokal yang dikelola dengan semangat kebersamaan mampu menghidupkan ekonomi kerakyatan, mengedukasi masyarakat, serta mempererat tali silaturahmi di ruang publik.(Diolah dari InfoPublik)