Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan pentingnya pemusatan fokus total bagi para atlet Indonesia menjelang 21 hari pelaksanaan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Pesan krusial tersebut disampaikan Erick saat menghadiri agenda Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih bersama Wamenpora Taufik Hidayat di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026).
Erick menekankan bahwa persaingan di level Asia tidak hanya menguji ketangkasan teknis, melainkan kedisiplinan mental dan ketahanan fisik yang telah ditempa selama pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
“Intinya saya mengingatkan mereka, yuk sama-sama kita jaga. Ini sebuah kesempatan buat kita semua, 21 hari ini nanti adalah saat mereka melakukan kompetisi. Saya harapkan mereka bisa fokus,” ujar Erick dikutip dari InfoPublik.
Penyesuaian Target Medali
Terkait peta kekuatan dan target, pemerintah merestrukturisasi target perolehan medali emas.
Dari capaian tujuh emas pada edisi sebelumnya, target kini disesuaikan menjadi empat medali emas.
Hal ini tidak lepas dari hilangnya tiga nomor tanding andalan Indonesia yang resmi tidak diperlombakan di Aichi-Nagoya.
“Sekarang targetnya empat. Ya kita berusaha dan kita lihat nanti seperti apa pencapaiannya,” jelas Erick seraya menegaskan bahwa target ini dibuat transparan tanpa bermaksud memberikan beban psikologis berlebih bagi para atlet.
Skema Bonus dan Literasi Finansial
Pemerintah memastikan apresiasi finansial tetap disiapkan bagi para peraih medali.
Namun, pendekatan kali ini dibuat lebih edukatif lewat pendampingan literasi finansial agar bonus masa depan atlet terkelola secara berkelanjutan.
“Saya rasa berjuang dahulu, baru kita bicara bonus. Olahraga itu tidak hanya sekadar bonus, tetapi bagaimana para atlet ini bisa berjuang,” tegasnya.
Kekuatan Kontingen
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, melaporkan kontingen Merah Putih akan menurunkan 432 atlet dari 35 cabang olahraga.
Seluruh elemen dari Kemenpora, KOI/NOC Indonesia, hingga federasi cabang olahraga dipastikan makin solid jelang seremoni pengukuhan dan pelepasan resmi oleh Presiden Republik Indonesia.
Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan hasil pembinaan olahraga sekaligus memperkuat semangat kebangsaan melalui prestasi di panggung olahraga Asia.
Semangat perjuangan atlet untuk mengharumkan nama Indonesia juga sejalan dengan semangat Asta Cita, khususnya penguatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan manusia yang sehat, unggul, dan berprestasi, serta memperkuat persatuan dan kebanggaan nasional.

Tinggalkan Balasan