Di antara tumpukan buku tebal, hafalan anatomi organ tubuh, dan ujian blok yang menguras tenaga mental, Bunga Reyza Fitri Kurnia membuktikan bahwa impian besar tak perlu saling mengorbankan.

Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) angkatan 2021 ini sukses membelah fokus jalannya: tekun mengejar mimpi di ruang kuliah medis, sekaligus melesat tajam di ranah hiburan tanah air.

Namanya kian bersinar di linimasa media sosial lewat sosok alter egonya, Mingse, dalam lagu bertajuk “Astaga Bercanda”.

Vokal yang khas, lirik yang jenaka, serta karakter panggung yang sarat humor membuat lagu tersebut dengan cepat menjadi soundtrack wajib di TikTok maupun Instagram.

Menyeimbangkan Jas Putih dan Panggung Hiburan

Menjalani pendidikan kedokteran bukanlah perjalanan yang terbilang mudah.

Praktikum harian, pemahaman patofisiologi, hingga hafalan anatomi manusia membutuhkan konsentrasi dan waktu ekstra setiap harinya.

Namun, alumnus Indonesian Idol Season 12 asal Cimahi ini menolak membatasi ruang geraknya hanya sebatas stetoskop dan jas putih.

Kedisiplinan Bunga dalam membagi waktu akhirnya terbayar tuntas.

Pada Juli 2026, ia merayakan pencapaian akademis penting dengan resmi menyelesaikan sidang skripsinya di FK Unjani.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa kesibukan di dunia hiburan tak sedikit pun melencengkan fokus utamanya meraih gelar Sarjana Kedokteran.

“Mata kuliah yang paling menyita waktu itu fisiologi, anatomi, patofisiologi… Materi organ tubuh tiap bulan selalu ganti-ganti,” tutur Bunga dalam sebuah wawancara saat menggambarkan dinamika perjuangan perkuliahannya.

Bunga Reyza. Foto: Sony Music Indonesia

Eksperimen “Mingse” dan Ledakan “Astaga Bercanda”

Keberhasilan Bunga merebut perhatian jutaan pendengar berawal dari keberaniannya melepas batas aman.

Lewat persona karakter Mingse yang centil, enerjik, dan ekspresif, Bunga menanggalkan kesan kaku seorang calon dokter begitu berhadapan dengan mikrofon.

Lewat kolaborasi apik bersama Akbar Chalay, karya lagu yang santai, membumi, dan segar berhasil diracik.

Keceriaan serta kejujuran dalam berkarya itulah yang akhirnya membawa lagu “Astaga Bercanda” menjadi tren besar di industri musik Indonesia.

Inspirasi Generasi Muda: Talenta Tanpa Batas

Kisah dan perjalanan Bunga Reyza memberikan embusan angin segar bagi generasi muda.

Kehadirannya mematahkan prasangka bahwa menempuh pendidikan di bidang sains murni seperti kedokteran harus menutup rapat pintu bagi ekspresi dan karier seni.

Dengan skripsi yang kini telah rampung diselesaikan serta karya musik yang terus bergema di mana-mana, Bunga kian mantap melangkah ke jenjang profesi dokter (koas).

Dari ruang sidang kampus Unjani hingga riuh panggung musik nasional, Bunga Reyza membuktikan bahwa disiplin ilmu dan seni dapat berpadu indah tanpa pernah saling mengorbankan. (Dari berbagai Sumber)