Jakarta, 11 Desember 2025 — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad secara resmi meluncurkan Gerakan #RukunSamaTeman di Jakarta, Rabu (10/12). Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan pelajar dari seluruh Indonesia dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Cerdas Berkarakter.
Mendikdasmen menyatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman. “Gerakan #RukunSamaTeman bukan sekadar formalitas, melainkan upaya kolaboratif yang melibatkan seluruh pihak. Kita bisa hidup rukun dan nyaman jika saling menghormati,” tegas Abdul Mu’ti.
Ia menambahkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sedang memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) untuk mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang aman dan penuh semangat. “Kita ingin menumbuhkan generasi yang kuat, cerdas, dan berkarakter,” lanjutnya.

Raffi Ahmad, dalam kesempatan yang sama, menekankan pentingnya memerangi segala bentuk kekerasan, termasuk perundungan fisik, verbal, dan cyberbullying. “Arahan Presiden jelas: kita harus hidup rukun sesuai tuntutan zaman. Ilmu pendidikan penting, tetapi ilmu adab dan kehidupan lebih mendesak untuk ditanamkan pada anak muda,” kata Raffi.
Sebagai simbolis acara, Fery Kipka, siswa jurusan Agrobisnis dan Agroteknologi dari SMK Negeri 1 Papua Pegunungan yang mewakili kawasan 3T (terdepan, tertinggal, terluar), ikut menekan tombol peluncuran bersama Mendikdasmen. Fery berkomitmen membangun persahabatan yang sehat meski di tengah perbedaan. “Kami di OSIS rutin memperkuat solidaritas antar siswa dan mendorong persaingan yang sehat,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, enam perwakilan pelajar membacakan Deklarasi #RukunSamaTeman yang berisi:
“Kami, murid Indonesia, berjanji untuk: (1) Menjunjung persahabatan sehat dan menghormati perbedaan; (2) Menjaga keamanan, kenyamanan, dan menolak kekerasan atau perundungan; (3) Mendukung teman yang lemah agar tidak tersisih; (4) Membangun sekolah yang menyenangkan, ramah, inklusif, dan penuh empati. Demi masa depan bersama — Kami Rukun Sama Teman.”
Selain itu, Mendikdasmen menyerahkan apresiasi kepada pemenang sayembara “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” berupa cerita praktik baik yang diselenggarakan Puspeka pada Oktober 2025.
Acara yang berlangsung secara hibrid ini dihadiri Staf Ahli Menteri, Staf Khusus Menteri, serta pejabat Eselon I dan II dari lingkungan Kemendikdasmen.
Editor and layout: Ariefeka
Sumber : Kemendikdasmen
Tidak ada komentar