Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, membuka pendaftaran Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Bojonegoro 2026 mulai 20 Agustus hingga 20 September 2026 untuk menjaring talenta potensial di bidang Al-Qur’an hingga pelosok desa.

Kegiatan yang diselenggarakan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro tersebut mengusung tema “Mencetak Generasi Qur’ani yang Unggul, Berakhlak, dan Membanggakan!”.

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Bojonegoro, Dian Rokhmawati, mengatakan seleksi MTQ menjadi ajang kompetisi, bagian dari pembinaan generasi muda, sekaligus syiar Islam.

“Seleksi MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam membumikan Al-Qur’an serta membina karakter generasi muda agar tumbuh unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi,” ujar Dian seperti dilansir dari Infopublik.id, Selasa (25/8/2026).

Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 20 Agustus dan akan berakhir pada 20 September 2026. Calon peserta harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan panitia, antara lain merupakan warga atau memiliki KTP Kabupaten Bojonegoro, serta melengkapi dokumen administrasi berupa daftar riwayat hidup, KTP atau Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran.

Seleksi kemudian berlangsung dalam dua tahap. Seleksi tingkat kecamatan dijadwalkan pada 24–27 September 2026, sedangkan seleksi tingkat kabupaten digelar pada 10–11 Oktober 2026.

Seleksi MTQ Kabupaten Bojonegoro 2026 membuka enam cabang utama:

  • Cabang Tilawah Al-Qur’an: Terdiri atas golongan tartil, anak-anak, remaja, dewasa, dan tunanetra.

  • Cabang Hifzh Al-Qur’an: Meliputi golongan 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz.

  • Cabang Fahm Al-Qur’an & Syarh Al-Qur’an: Dilaksanakan secara beregu (masing-masing 3 peserta putra atau 3 peserta putri) untuk tingkat MTs/SMP atau MA/SMA.

  • Cabang Khath Al-Qur’an: Terdiri atas golongan naskah (penulisan buku), hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer.

  • Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ): Usia peserta ditetapkan maksimal 23 tahun.

Untuk memudahkan akses peserta, seleksi tingkat kecamatan dibagi menjadi tiga zona:

  • Zona Timur: Kecamatan Kepohbaru, Baureno, Kedungadem, Sugihwaras, Sukosewu, Balen, Kanor, Sumberrejo, dan Kapas.

  • Zona Tengah: Kecamatan Bojonegoro, Dander, Temayang, Bubulan, Trucuk, Malo, Kalitidu, Ngasem, Gondang, dan Sekar.

  • Zona Barat: Kecamatan Margomulyo, Ngraho, Padangan, Ngambon, Tambakrejo, Kasiman, Kedewan, Gayam, dan Purwosari.

Dian mengajak sekolah, madrasah, pondok pesantren, serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendorong generasi muda yang memiliki kemampuan di bidang Al-Qur’an agar mengikuti seleksi ini.

“Kami mengimbau seluruh generasi muda Bojonegoro yang memiliki bakat dan keahlian di bidang keagamaan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” tambah Dian.

Informasi mengenai pendaftaran dan petunjuk teknis dapat diperoleh melalui kode QR resmi yang disediakan panitia atau menghubungi nomor 0823-5911-4008.

Melalui seleksi tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap dapat menjaring sekaligus membina potensi terbaik di berbagai cabang MTQ serta memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.