Menempa Juara Dari Bangku Sekolah, Berikut Profil dan Perjalanan Tim Basket SDN Kepatihan III Jember

waktu baca 4 menit
295

 

Di jantung kota Jember, tepatnya di SDN Kepatihan III Jember, sebuah kekuatan besar dalam dunia olahraga bola basket pelajar sedang menunjukkan taringnya.

Sekolah ini bukan sekedar institusi pendidikan formal, melainkan telah menjelma menjadi kawah candradimuka bagi bibit-bibit unggul bola basket Kabupaten Jember, yang siap mengharumkan nama daerah yang dikenal dengan tembakau dan JFC nya ini di kancah cabang olahraga bola basket.

Dengan pembinaan yang terstruktur dengan ramuan pelatih bertangan dingin Arik Antoni dan dua orang asisten pelatih yaitu coach Fajri dan Tasya, sekolah ini membagi kekuatannya ke dalam Tim Lower dan Tim Upper, memastikan regenerasi pemain berjalan tanpa putus.

Keberhasilan SDN Kepatihan III tidak lepas dari manajemen yang serius dan perhatian dari pemangku kepentingan olahraga di Jember dan Jawa Timur.

Bukti nyata dari eksistensi mereka adalah kunjungan istimewa dari Ketua Umum Perbasi Provinsi Jawa Timur yang juga duduk di kepengurusan Perbasi pusat yaitu Grace Evi Ekawati, yang tercatat sudah dua kali menyambangi sekolah ini.

Kehadiran sosok yang akrab disapa “Mama Evi” tersebut memberikan suntikan motivasi luar biasa bagi para siswa, sekaligus menegaskan bahwa SDN Kepatihan III adalah salah satu barometer pembinaan basket usia dini yang sukses di Kabupaten Jember.

Prestasi yang diraih bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras nama-nama berbakat seperti Andika Prasetya, Bimo Nauvalino, Vallendra, Fariz, Firza, Abizar, Revan, Nawang, Aldo, Arya, Aldric, dan Javier Zamorano Hidayat. Mereka adalah motor serangan yang membawa nama sekolah ini disegani di setiap turnamen.

Tahun 2024 dan 2025 menjadi saksi bisu dominasi SDN Kepatihan III di berbagai ajang bergengsi.

Lemari piala sekolah kini dipenuhi dengan bukti ketangguhan mereka, di antaranya:

1. Juara Spada Cup 2024 & 2025

2. Juara Garuda Cup 2025

3. Juara MUBL 2025

4. Juara Pensil Fest 2025

5. Juara Saint Paul Fest 2025

6. Juara Economy Junior Championship 2025

Kini, di awal tahun 2026, trend positif tersebut terus berlanjut. Saat ini mereka sedang berlaga di Garuda Cup 2026 dan telah berhasil menembus babak semifinal dengan catatan yang sangat impresif yaitu merebut semua poin penuh tanpa terkalahkan sejak babak penyisihan grup hingga perempat final. Momentum ini diharapkan terus terjaga hingga puncaknya, mereka mampu kembali mempertahankan tahta di Garuda Cup 2026.

Secara teoretis, olahraga bola basket adalah laboratorium kehidupan yang paling efektif bagi anak-anak. Mengapa pembinaan ini begitu penting, karena di dalam setiap dribel dan tembakan, terdapat proses pembangunan tiga pilar utama yaitu Karakter, Mental, dan Jiwa Suportivitas, sehingga ada tiga hal yang diharapkan didalam pembinaan atlet bola basket usia dini di SDN Kepatihan III Jember, yaitu bagaimana bisa membangun Karakter melalui disiplin pendidikan karakter melalui olahraga berlandaskan pada nilai tanggung jawab.

Para pemain seperti Andika Prasetya dan Kawan-kawan diajarkan untuk hadir tepat waktu, menghormati strategi pelatih, dan bekerja sama dalam tim. Karakter yang sudah terbentuk di lapangan basket ini seperti kerja keras dan pantang menyerah diharapkan akan terbawa ke dalam ruang kelas, sehingga membuat siswa menjadi lebih fokus dalam belajar. Selain hal tersebut, ketangguhan Mental (Mental Toughness) di dalam sebuah pertandingan adalah hal yang tak terhindarkan.

Menghadapi lawan yang tangguh di semifinal Garuda Cup 2026 akan melatih anak-anak untuk mengelola stres dan tetap tenang di bawah tekanan, mentalitas juara yang ditanamkan adalah bahwa setiap rintangan adalah tantangan yang harus dipecahkan, bukan ditakuti, jiwa Suportivitas yang dalam hal ini adalah kemampuan untuk menghargai lawan dan mengakui keunggulan orang lain tanpa rasa rendah diri harus juga dimiliki oleh para pemain.

Di SDN Kepatihan III, para pemain diajarkan untuk bersikap ksatria. Mereka belajar bahwa kemenangan yang diraih dengan kerja keras memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada sekedar skor di papan pengumuman.

 

Dukungan suporter yang militan serta doa yang tak putus dari orang tua dan guru menjadi bahan bakar utama bagi tim ini. Setiap tetes keringat Andika, Bimo, dan kawan-kawan adalah investasi untuk masa depan olah raga bola basket Indonesia. Mereka tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa identitas Kabupaten Jember yang tangguh.

Dengan pembinaan berkelanjutan pada Tim Lower dan Upper, SDN Kepatihan III Jember sedang mencetak calon-calon pemimpin bangsa yang sehat raganya, kuat mentalnya, dan luhur budinya. Mereka adalah kebanggaan yang tumbuh dari lapangan berlantai semen sederhana disekolah yang siap melompat tinggi meraih mimpi untuk Indonesia yang lebih sportif dan berprestasi.

Penulis : Sapto Raharjanto

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA