Isi Waktu Pasca SAS, Siswa SDN Gambangan 1 Jelajahi Monumen hingga Makam Tokoh Sejarah Bondowoso

waktu baca 2 menit
328

Mengisi kegiatan pasca Sumatif Akhir Semester (SAS) Genap tahun pelajaran 2024/2025, UPTD SPF SDN Gambangan 1 Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, menggelar kegiatan edukatif berupa kunjungan ke berbagai situs, monumen, dan museum bersejarah di pusat kota Bondowoso. Kegiatan yang dilaksanakan pada Hari Rabu, 18 Juni 2025 ini diikuti oleh seluruh siswa dari Kelas 1 hingga Kelas 5 dan diusung dengan tema besar “Mengenal Sejarah Perjuangan di Bondowoso”.

Rangkaian kunjungan sejarah ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan kepada para siswa melalui pemahaman langsung terhadap jejak-jejak sejarah perjuangan di daerah mereka sendiri.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Monumen Gerbong Maut, sebuah situs Pengingat tragedi kelam yang menjadi simbol pengorbanan para pejuang kemerdekaan di Bondowoso. Di tempat ini, siswa-siswi diberikan penjelasan mengenai peristiwa heroik namun memilukan yang terjadi di masa lalu.

Selanjutnya, rombongan siswa melakukan ziarah ke Makam Raden Bagus Asra, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ki Ronggo. Ki Ronggo merupakan tokoh penting dalam sejarah Bondowoso, pendiri dan bupati pertama yang memiliki peran besar dalam pembentukan wilayah Bondowoso. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkenalkan siswa pada tokoh-tokoh lokal yang berjasa besar bagi daerahnya.

Terakhir, para siswa diajak mengunjungi Museum Stasiun Bondowoso. Museum ini menyimpan berbagai koleksi dan informasi yang relevan dengan sejarah Bondowoso, termasuk keterkaitannya dengan peristiwa Gerbong Maut dan perkembangan perkeretaapian yang menjadi bagian penting dari sejarah kota.

Kepala sekolah UPTD SPF SDN Gambangan 1, Bapak Rahman, S,Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan alternatif positif untuk mengisi waktu luang siswa setelah menempuh ujian. “Kami ingin anak-anak tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sejarah dan menghargai perjuangan para pahlawan,” ujarnya.

Ditambahkan, dengan mengenal tempat bersejarah dan tokoh perjuangan Bondowoso, para siswa diharapkan semakin termotivasi dan semangat dalam belajar. Pengenalan sejarah perjuangan ini diyakini dapat memupuk rasa cinta tanah air yang kuat, menjadi bekal penting bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi penerus yang siap berkontribusi positif dalam membangun Indonesia.

Kegiatan kunjungan sejarah ini disambut antusias oleh para siswa. Mereka terlihat penuh rasa ingin tahu dan aktif bertanya selama berada di lokasi-lokasi bersejarah tersebut, menunjukkan bahwa belajar di luar kelas dengan cara yang interaktif mampu meningkatkan minat dan pemahaman mereka terhadap materi sejarah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA