Sejarah kereta api di Indonesia dimulai sejak pencangkulan pertama jalur Kemijen, Semarang pada 17 Juni 1864, yang resmi beroperasi pada 10 Agustus 1867.
Selama hampir 160 tahun, jaringan kereta berkembang pesat dan menjadi tulang punggung transportasi, khususnya di Pulau Jawa.
Untuk menyambut Hari Kereta Api Indonesia pada 28 September, terdapat tujuh destinasi wisata sejarah kereta api yang menarik untuk dikunjungi.
1. Museum Kereta Api Ambarawa
Salah satu destinasi utamanya adalah Museum Kereta Api Ambarawa, yang berlokasi di bekas Stasiun Willem I (berdiri sejak 1873) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Bangunan cagar budaya berarsitektur kolonial Belanda ini menyimpan sekitar 26 lokomotif uap kuno—termasuk lokomotif khusus rel bergigi rute Jambu-Bedono—serta beragam peralatan teknis, dokumen, dan seragam bersejarah.
Selain menawarkan sudut foto bernuansa nostalgia, museum ini juga menghadirkan pengalaman menaiki Kereta Wisata Heritage rute Ambarawa–Tuntang PP dengan pemandangan Danau Rawa Pening dan Gunung Telomoyo.
2. Museum Kereta Api Bondowoso
Museum Kereta Api Bondowoso di Jawa Timur merupakan museum kereta api yang diresmikan pada 17 Agustus 2016 dengan menempati bekas Stasiun Bondowoso (berdiri sejak 1893).
Stasiun yang berada di jalur nonaktif Kalisat-Panarukan ini dulunya melayani angkutan penumpang dan komoditas seperti tembakau, gula, kopi, serta teh sebelum akhirnya dinonaktifkan pada tahun 2004.
Koleksi paling terkenalnya adalah Replika Gerbong Maut yang menjadi saksi peristiwa kelam Agresi Militer Belanda I pada 23 November 1947, ketika 46 pejuang tewas dalam perjalanan ke Surabaya akibat pengangkutan dalam gerbong tertutup tanpa ventilasi.
Selain itu, museum ini memajang berbagai peralatan operasional bersejarah seperti tiket Edmonson, lampu, stempel, dan dokumentasi foto pembangunan jalur kereta api.
3. Heritage Trainz Loco Tour Cepu
Heritage Trainz Loco Tour Cepu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, merupakan destinasi wisata edukatif yang dikelola oleh KPH Perhutani Cepu.
Tempat ini dulunya berfungsi sebagai kantor dan lokasi penampungan kayu jati yang dilengkapi depo lokomotif untuk mengangkut kayu jati dari hutan sekitar.
Daya tarik utamanya adalah pengalaman menaiki kereta api bersejarah menelusuri lintasan hutan jati yang telah ada sejak tahun 1915, melewati pemandangan pedesaan, perkampungan, dan jembatan tua.
Meskipun rutenya kini terbatas sepanjang 5 km hingga Jembatan Batokan akibat terputusnya Jembatan Buk Brosot, destinasi ini tetap menjadi daya pikat utama bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi menjelajah kawasan hutan jati nan asri.
4. Lori Wisata Kaliraga Kalibaru
Lori Wisata Kaliraga di Kalibaru, Banyuwangi, menawarkan pengalaman jelajah sejarah perkeretaapian melalui perjalanan menyusuri jalur aktif Stasiun Kalibaru hingga Stasiun Garahan
Berawal dari lori inspeksi petugas, kendaraan ini resmi disewakan oleh PT KAI Daop IX Jember sebagai wisata minat khusus sejak 2016.
Pengunjung diajak menanjak menelusuri punggungan Gunung Gumitir, melewati Terowongan Mrawan sepanjang 690 meter, jembatan eksotis di atas lembah perkebunan kopi, serta Terowongan Garahan sepanjang 113 meter.
Karena beroperasi di jalur aktif Bangil–Ketapang, operasional lori ini bersifat situasional dan membutuhkan koordinasi serta reservasi resmi terlebih dahulu.
merasakan sensasi menjelajah kawasan hutan jati nan asri.
5. Kereta Api Uap Jaladara Solo
Kereta Api Uap Jaladara (Sepur Kluthuk Jaladara) di Kota Solo, Jawa Tengah, menawarkan pengalaman unik menaiki kereta uap kuno yang melintasi jalan protokol utama Slamet Riyadi di tengah suasana kota modern.
Ditarik oleh lokomotif uap seri D1410 buatan Jerman tahun 1920-an dan menggunakan dua gerbong kayu antik, kereta ini menempuh rute sepanjang 5–6 km dari Stasiun Purwosari menuju Stasiun Solo Kota (Sangkrah).
Di sepanjang perjalanan, penumpang disuguhkan pemandangan berbagai landmark dan destinasi wisata khas Solo, seperti Museum Radya Pustaka, Museum Batik Danar Hadi, Taman Sriwedari, Loji Gandrung, dan Patung Slamet Riyadi.
Layanan wisata ini dapat dinikmati melalui sistem sewa rombongan atau dengan mengikuti program open trip pada jadwal tertentu.
6. Museum Transportasi TMII Jakarta
Museum Transportasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan, menampilkan berbagai moda transportasi bersejarah dari tradisional hingga modern.
Salah satu anjungan khususnya didedikasikan untuk sejarah perkeretaapian Indonesia dengan memamerkan deretan lokomotif uap kuno serta Kereta Api Luar Biasa (KLB) bersejarah yang pernah digunakan Presiden Soekarno saat pemindahan Ibu Kota ke Yogyakarta.
Pengunjung juga dapat menikmati perjalanan 15 menit menggunakan kereta wisata mengelilingi kawasan museum sembari melintasi replika Terowongan Ijo yang ikonik.
Nuansa bersejarah dan keunikannya menjadikan museum ini juga populer sebagai lokasi fotografi dan sesi pre-wedding.

7. Museum Kereta Api Sawahlunto
Museum Kereta Api Sawahlunto di Sumatera Barat merupakan museum kereta api kedua di Indonesia yang menempati bangunan bekas Stasiun Sawahlunto (beroperasi sejak 1894).
Awalnya berfungsi sebagai stasiun pengangkut batu bara Ombilin menuju Pelabuhan Teluk Bayur, stasiun ini dialihfungsikan menjadi museum pada tahun 2025 guna melestarikan sejarah perkeretaapian Minangkabau.
Daya tarik utamanya adalah lokomotif uap legendaris seri E1060 berjuluk Mak Itam, penarik kereta batu bara yang dahulu melintasi jalur terjal Pegunungan Bukit Barisan dan Terowongan Lubang Kalam sepanjang 828 meter.
Selain memamerkan cagar budaya berarsitektur kolonial yang terawat, museum ini juga menyimpan koleksi peralatan operasional klasik seperti mesin tiket, alat telekomunikasi, seragam, dan dokumentasi foto era kolonial.
Kereta api telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Tujuh destinasi wisata sejarah perkeretaapian yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatra menawarkan pengalaman unik, unik, dan penuh makna untuk mengenang warisan tersebut.
Melestarikan cagar budaya perkeretaapian merupakan bentuk apresiasi agar nilai-nilai sejarah ini tetap terpelihara bagi generasi mendatang, seiring harapan agar perkeretaapian Indonesia terus maju dan mencetak sejarah baru yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selamat Hari Kereta Api Indonesia!